|
/ Berita / Bpsdm Adakan Penilaian Potensi Dan Kompetensi Untuk Hasilkasn Infrastruktur Berkelanjutan

BPSDM Adakan Penilaian Potensi dan Kompetensi Untuk Hasilkan Infrastruktur Berkelanjutan

Kamis , 16 Mei 2019 195

Jakarta (16/05) - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) mengadakan Penilaian Potensi dan Kompetensi Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Penilaian potensi dan kompetensi SDM berbasis Sistem Merit tersebut dalam rangkat menerapkan UU Nomor 5 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017. Tujuannya untuk melakukan pengukuran potensi dan kompetensi sesuai standar kompetensi jabatan yang dipersyaratkan sebaga strategi manajemen SDM Kementerian PUPR. Dengan penilaian tersebut ditargetkan dapat memperoleh SDM yang memenuhi standar kompetensi jabatan yang dipersyaratkan Kementerian PUPR melalui metode assessment.

Suasana penilaian potensi dan kompetensi

Penilaian yang berlangsung selama tiga hari (15-17 Mei 2019) mengundang 80 peserta, namun hanya 56 peserta yang hadir. Ada pun peserta Pejabat Administrator berjumlah 4 (empat) orang terdiri dari masing-masing 1 (satu) orang dari Ditjen Sumber Daya Air, Ditjen Bina Marga, Ditjen Cipta Karya, dan Sekretariat Jenderal. Sedangkan peserta Pejabat Pengawas yang hadir berjumlah 52 peserta, yang terdiri dari 31 orang dari Ditjen Sumber Daya Air, 1 (satu) orang dari Ditjen Bina Marga, 4 (empat) orang dari Ditjen Cipta Karya, 4 (empat) orang dari Setjen, dan 12 orang dari Balitbang.

Standar potensi dan kompetensi dinilai berdasarkan jabatan, pangkat, golongan, dan riwayat mengikuti asesmen. Untuk Administrator menggunakan standar penilaian yang terdiri atas 13 kompetensi, yaitu 4 (empat) Kompetensi Inti dan 9 (sembilan) Kompetensi Manajerial. Sedangkan untuk Pengawas menggunakan standar penilaian yang terdiri atas 11 kompetensi,  yaitu 4 (empat) Kompetensi Inti, dan 7 (tujuh) Kompetensi Manajerial.


Pengarahan Assessment oleh Kepala Pusat Penilaian Kompetensi dan Pemantauan Kinerja
 

Kepala Pusat Penilaian Kompetensi dan Pemantauan Kinerja, Siti Bellafolijani Adimihardja, dalam sambutan pada pembukaannya di Jakarta, Rabu (15/5) mengungkapkan Kementerian PUPR memerlukan SDM yang memiliki integritas, profesional, orientasi misi, visioner, dan memiliki etika akhlakkul karimah (iProve) agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap kebutuhan infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan secara berkelanjutan. Untuk Kementerian PUPR terus melakukan berbagai upaya manajemen SDM sejalan dengan penerapan SISTEM MERIT, yaitu menerapkan pengisian jabatan dengan uji kompetensi sesuai standar kompetensi yang dipersyaratkan. Uji potensi dan kompetensi ini dilakukan melalui metode assessment.

Potensi merupakan kemampuan mendasar yang masih memiliki kemungkinan untuk dapat dikembangkan, sementara kompetensi, dalam hal ini meliputi kompetensi inti, kompetensi manajerial dan kompetensi teknis. Kompetensi inti merupakan kompetensi dasar yang wajib dimiliki setiap aparatur Kementerian PUPR, yaitu integritas, berorientasi pada pelayanan, kerjasama, serta komit pada organisasi. Selanjutnya kompetensi manajerial dilihat dari soft competence yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap individu. Sementara kompetensi teknis diukur berdasarkan pengalaman bekerja secara teknis. (Tts)

Informasi Lebih Lanjut tentang Balai Penilaian Kompetensi
KLIK DISINI ...


KOMENTAR ()