|
/ Berita / Bpsdm Adakan Pelatihan Padat Karya

BPSDM Adakan Pelatihan Padat Karya dalam Preservasi Jalan dengan Skema Long Segment

Selasa , 06 Febuari 2018 357

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan dan Pelatihan Jalan, Perumahan, Permukiman, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayahi memberikan sambutan pada Pelatihan Padat Karya dalam Preservasi Jalan dengan Skema Long Segment

Jakarta (06/02) – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) sangat fokus terhadap pengembangan SDM dalam Kementerian PUPR. Menuju era Human Capital, BPSDM adakan Pelatihan Padat Karya dalam Preservasi Jalan dengan Skema Long Segment yang diikuti 25 peserta yang berasal dari Direktorat Jenderal Bina Marga.

Pembangunan infrastruktur menjadi fokus Pemerintah untuk meningkatkan peringkat daya saing Indonesia di dunia. Disamping proyek infrastruktur besar, pemerintah juga memberikan perhatiannya dalam pembangunan proyek infrastruktur skala kecil menengah yang bersifat padat karya.

“Kementerian PUPR mengadakan pelatihan yang berbasis masyarakat demi mengurangi angka pengangguran di Indonesia. Diharapkan ada banyak manfaat yang langsung dirasakan masyarakat, diantaranya semakin banyak uang beredar di masyarakat, sehingga diharapkan tingkat konsumsi, daya beli masyarakat setempat atau lokal khususnya semakin naik”, demikian dikatakan oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan dan Pelatihan Jalan, Perumahan, Permukiman, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah - Siti Bellafolijani Adimihardja dalam sambutannya.

Penyematan tanda peserta Pelatihan Padat Karya dalam Preservasi Jalan dengan Skema Long Segment

Pelatihan yang dilaksanakan di Balai Pendidikan dan Pelatihan III Jakarta ini bertujuan untuk memberikan penyegaran pada ASN khususnya Direktorat Jenderal Bina Marga termasuk PPK (Pejabat Pembuat Komitmen). Materi dibuat singkat dan padat. Lebih banyak diskusi dan tanya jawab serta terjun ke lapangan. Pelatihan ini masuk dalam agenda kerja Kementerian PUPR 2018.

Foto bersama Pelatihan Padat Karya dalam Preservasi Jalan dengan Skema Long Segment

Menutup sambutannya, Siti Bellafolijani yang akrab disapa Yenny mengatakan, ”Diharapkan dengan pelaksanaan program padat karya dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, sehingga terjadi pemerataan ekonomi ke perdesaan sekaligus untuk mengatasi kesenjangan. Dengan berfokus kepada program padat karya, Pemerintah akan memberikan porsi yang lebih besar bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam pekerjaan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur. Sehingga masyarakat nantinya dapat melihat bahwa pemerintah tidak tinggal diam terhadap kelangsungan hidup rakyatnya”. (Rz)


Informasi Lebih Lanjut tentang Balai Diklat III Jakarta

KLIK DISINI ...


KOMENTAR ()