|

Leadership is About Influence not About Being the Boss

Senin , 09 April 2018 0 673


Istilah kepemimpinan pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita. Namun, apakah kita sudah paham mengenai hal tersebut? Bagaimana penerapannya dalam dunia kerja? Hingga apakah diri kita memiliki jiwa kepemimpinan tersebut? Kita semua mengetahui bahwa kepemimpinan sangat diperlukan, terutama dalam organisasi atau perusahaan untuk mencapai tujuan-tujuannya. Akan tetapi, sebelum seseorang dapat menjadi pemimpin yang baik bagi orang lain, tentu ia perlu memiliki jiwa kepemimpinan dalam dirinya terlebih dahulu. Setidaknya, jiwa kepemimpinan dalam diri sendiri ini bermanfaaat untuk memunculkan keberanian dalam menggapai keinginan, mengevaluasi diri, menghadapi resiko, dan mampu menguasai diri. Hmm.. Mari kita bahas satu per satu yaa..

Dalam dunia kerja, seorang atasan memang harus memiliki jiwa Pemimpin yang baik. Sebabnya, atasan harus bisa mengatur semua anak buahnya agar mampu bekerja dengan baik. Mulai dari mengetahui karakter paraanak buahnya, pembagian tugas yang adil, hingga bertindak tegas jika ada anak buah yang melakukan kesalahan kerja. Jiwa kepemimpinan ini terdiri dari kemampuan sosial (kepekaan terhadap situasi sosial dan mampu berperan sesuai dengan situasi); kebijaksanaan (terbuka terhadap sudut pandang orang lain), keberanian (dalam mempertahankan dan melakukan hal yang dianggap benar), mampu mengatasi peramasalahan, mampu membuat keputusan(mengetahui kapan harus membuat keputusan), dan kemampuan untuk mempengaruhi orang lain.



Jiwa kepemimpinan dapat berkembang bila dibarengi dengan kemauan dan niat. Hal ini sangat dituntut untuk membuat suatu organisasi yang dipimpin juga berkembang. Pemimpin tanpa jiwa yang mau untuk berkembang maka akan menghambat kemajuan orang-orang di bawahnya. Anda harus mau dan mampu mengalahkan godaan untuk berada di zona nyaman, karena jika Anda terus menerus berada di zona nyaman ketertinggalan dengan persaingan di dunia luar akan semakin cepat terjadi.



Berikut kami mencoba berbagi sedikit tips dalam memupuk jiwa kepemimpinan dalam lingkup organisasi perusahaan:

Pelatihan dan bimbingan

Cara terbaik untuk menghasilkan pegawai yang kreatif dan cerdas adalah, dengan memberikan kesempatan kepada pegawai tersebut pelatihan serta bimbingan sesuai dengan skill dan kemampuan yang dimiliki. Cermati dengan baik keahlian serta potensi dari beberapa pegawai yang Anda nilai mampu untuk memberikan kontribusi lebih kepada perusahaan. Dengan demikian pegawai tersebut akan semakin terpancing untuk lebih kreatif dan tentunya loyal dengan perusahaan, atas bimbingan serta pelatihan yang telah diberikan.

Percayakan kemampuan pegawai

Kebanyakan atasan kerap menjanjikan kepada pegawai posisi yang lebih tinggi dan tanggung jawab yang lebih besar dalam perusahaan. Ketika orang tersebut tidak mampu mengerjakan tugas yang ada, pemimpin tersebut cenderung untuk menurunkan posisi mereka dan mengganti tugas mereka dengan orang baru dari kalangan eksternal. Hal tersebut akan memberikan pengaruh yang buruk untuk perusahaan tersebut dan tentunya pegawai. Mulai dari kehilangan percaya diri hingga menurunnya loyalitas kepada perusahaan. Intinya adalah jangan mengambil resiko untuk mengambil langkah yang terlalu cepat jika hal-hal tersebut terjadi. Lakukan pendekatan yang lebih bijak dan tentunya baik bagi kedua belah pihak



Bentuk Karakter

Karakter adalah segalanya. Apa yang membuat orang mau mengikuti seorang pemimpin? Lantas mengapa ada orang yang enggan mematuhi seorang pemimpin, sementara ia dengan semangat mengikuti pemimpin yang lain sampai ke ujung dunia pun. Jawabannya terletak pada kualitas karakter setiap orang. Selain itu, ukuran kepemimpinan yang sejati adalah kemampuan persuasi kita, tidak lebih dan tidak kurang. Jika kita ingin menjadi pemimpin yang diikuti orang, kita harus menerima dan sepakat tentang konsep pelayanan. Jika sikap kita adalah suka dilayani dan bukan melayani, kita akan segera menuai masalah. Kalau pelayanan bukan konsep hidup kita, tentu nantinya kita akan menemui kesulitan dalam membangun karakter yang disegani. Hentikan bersikap seperti bos terhadap orang lain, mulailah mendengarkan mereka. Hentikan fokus pada kemauan diri sendiri, mulailah ambil resiko demi kebaikan orang lain. Hentikan melayani diri sendiri dan mulailah melayani orang lain.


Demikianlah beberapa cara untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan dalam diri Anda. Dengan memiliki jiwa kepemimpinan maka Anda akan selalu bertanggungjawab terhadap setiap yang Anda kerjakan. Selamat mencoba.

 (Rz)