|

3 Kata Ajaib yang Sering Terabaikan

Jumat , 18 Mei 2018 0 692

Tentu tiga kata ini tak asing di telinga kita. Namun pernahkah Anda mengucapkan tiga kata itu untuk hal yang sederhana? Istilah “mulutmu, harimaumu” itu bisa menggambarkan betapa mulut itu bisa menyelamatkan Anda, namun ia juga bisa membunuh Anda. Sekecil apapun bantuan yang kita minta, awali dengan kata “tolong”, sekecil apapun kesalahan kita, sampaikan permohonan “maaf”, dan sekecil apapun bantuan orang lain yang kita terima, sampaikan “terima kasih”. 

Saat ini menghargai perasaan orang lain sudah menjadi hal yang jarang dilakukan, entah sekadar candaan ataupun memang obrolan yang serius. Apalagi semenjak ada istilah baper atau bawa perasaan, kata-kata itu yang terus diucapkan, padahal seharusnya kata-kata seperti maaf bisa menjadi kata pengobat hati yang gundah gulana.

Seberapa banyakkah Anda mengucapkan kata maaf ketika berbuat salah? seberapa seringkah Anda mengucapkan terima kasih ketika telah dibantu, dan seberapa tuluskah Anda mengucapkan tolong ketika  sedang membutuhkan pertolongan. Coba mulai hari ini mari biasakan mengucapkan 3 kata ajaib ini dan lihat apa yang akan terjadi jika terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari; Maaf, Tolong, dan Terima Kasih.


Maaf

Sebagian orang merasa pantang untuk mengucapkan kata ini, karena banyak anggapan bahwa orang yang meminta maaf akan dianggap salah atau lemah. Namun demikian, kita sebagai manusia biasa pasti tak luput dari kesalahan. Mengucapkan kata “maaf” bukan berarti kalah, sebaliknya, maaf membuat kita belajar menghargai orang lain yang pada akhirnya akan membawa kedamaian pada diri kita. Bahkan, kadangkala “maaf” dapat membuat musuh-musuh kita malu, malu akan dirinya sendiri dan keangkuhan yang selalu ia pegang selama itu.



Terima Kasih

Selain maaf, kata terima kasih perlu dijadikan kebiasaan untuk senantiasa diucapkan saat menerima bantuan sekecil apapun itu. Ajak siapapun untuk mengucapkannya dengan tulus. Dengan membiasakan mengucapkan kata terima kasih sejak dini akan membantunya lebih menghargai orang lain.

Terima kasih adalah bentuk penghargaan dari lisan terhadap segala kebaikan yang telah diberikan orang lain kepada kita. Sayangnya, kita suka melupakan kata ajaib ini. Bagi sebagian orang ucapan “terima kasih” sangat sulit diucapkan karena membutuhkan ketulusan dari yang mengucapkannya. Namun jika dibiasakan mengucapkan “terima kasih” sungguh itu merupakan hal yang luar biasa. Tentunya orang yang mendengarnya akan bahagia, kita pun turut merasakannya.



Tolong

Ambilin sepatu, dong!”

“Bukain pintu, dong!”

“Pakein sandal, dong!”


Kalau kamu menjadi orang yang dimintai bantuan dengan cara demikian, kira-kira kamu mau membantu atau malah kesal mendengarnya? Faktanya, memang kita sering terlupa bahwa meminta bantuan dapat dilakukan dengan cara-cara yang lebih santun dan enak didengar. Mudah saja, cukup dengan menambahkan kata tolong, maka semua terdengar lebih baik. Coba saja. 

Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, artinya tidak ada manusia yang bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Lalu mengapa kata “tolong” sulit diucapkan? Kata “tolong” menyadarkan kita bahwa kita tidak bisa melakukan sesuatu tanpa bantuan orang lain dan membuat kita menerima diri sendiri apa adanya. Kata “tolong” bukanlah kata pembuka di saat kita membutuhkan bantuan orang lain namun kata yang terdiri dari 6 huruf ini mampu mengubah pendirian orang lain sehingga begitu dahsyatnya kata ini.

Ketiga kata tersebut merupakan cerminan perilaku pribadi yang memuliakan orang lain.  Apalagi di bulan yang penuh kebaikan ini mari sama-sama mengumpulkan hal baik yang dimulai dari diri sendiri. Yuk, biasakan mengucapkan tiga kata ajaib ini dan rasakan manfaatnya. :)