|

Balai Diklat PUPR Wilayah V Yogyakarta Kembali Melaksanakan Diklat Sistem Manajemen Mutu Konstruksi

Senin , 11 September 2017 54

Plh. Kepala Balai Diklat PUPR Wilayah V Yogyakarta membacakan sambutan Pembukaan Diklat


Yogyakarta (11/09) - Sistem Manajemen Mutu Konstruksi  merupakan entitas yang melibatkan banyak pihak. Intinya jasa konstruksi adalah layanan jasa konstruksi perencanaan pekerjaan konstruksi, pelaksanaan pekerjaan konstruksi, dan layanan jasa konstruksi pengawasan pekerjaan konstruksi. Kota-kota besar di mana gedung pencakar langit bertebaran pastilah butuh Jasa konstruksi. Semakin kompleks suatu pelayanan jasa konstruksi, semakin besar kemungkinan klaim atau perbedaan pendapat yang melahirkan sengketa. Misalnya terjadi kegagalan bangunan. Pengusaha jasa konstruksi tidak berhasil menyelesaikan pembangunan gedung sesuai terminasi dan syarat-syarat yang disepakati.

Dalam penyediaan prasarana dan sarana permukiman khususnya bidang ke PUPR-an, diperlukan pihak-pihak lain sebagai penyedia jasa. Dalam memenuhi tugasnya, para pihak terkait menyepakati hak dan kewajibannya tersebut dalam suatu ikatan yakni kontrak, kontrak tersebut bernilai hukum.


Acara pembukaan Diklat

"Sistem Manajemen Mutu Konstruksi  menjadi acuan bagi pelaksanaan kegiatan, pekerjaan yang salah satunya akan mempengaruhi kualitas hasil pekerjaan/penyediaan barang/jasa khususnya prasarana dan sarana. Untuk itu maka para pihak harus memahami, selain pengetahuan teknis substansi pekerjaan namun juga aspek hukum dan administrasi berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan penyediaan barang/ jasa tersebut", terang Plh. Kepala Balai Diklat PUPR Wilayah V Yogyakarta, Sarno, S.Sos., dalam sambutan pembukaan Diklat Sistem Manajemen Mutu Konstruksi. Sarno menambahkan, "Dan pendidikan diperlukan untuk membantu peningkatan kompetensi dan profesionalitas para insan PUPR, terkait dengan Sistem Manajemen Mutu Konstruksi agar nantinya sengketa di bidang konstruksi semakin kecil, hal ini juga didukung oleh Kementerian PUPR sebagai institusi yang bertanggung jawab untuk mengembangkan jasa konstruksi di Indonesia".

Secara umum tujuan Diklat Sistem Manajemen Mutu Konstruksi ini adalah setelah mengikuti diklat peserta diharapkan mampu melaksanakan, menjelaskan tentang Manajemen Mutu Konstruksi  yang sesuai dengan Undang –Undang Konstruksi.

Untuk itu Balai Pendidikan dan Pelatihan PUPR Wilayah V Yogyakarta, menyelenggarakan Diklat Sistem Manajemen Mutu Konstruksi yang akan diselenggarakan tanggal 11 September 2017 sampai dengan 16 September 2017.


Klik disini untuk informasi tentang Diklat Manajemen Mutu Konstruksi


Diklat ini dibuka oleh Plh. Kepala Balai Diklat PUPR Wilayah V Yogyakarta, Sarno, S.Sos. dan diikuti oleh 29 orang peserta. (Balai V)