|

Diklat Longsoran Jalan Mewujudkan PNS PUPR yang Unggul di Bidang Bina Marga

Senin , 04 September 2017 51

Plt Kepala BPSDM memberikan sambutan


Yogyakarta ( 4/9) - Di Negara kita yang terdiri dari 17.000 pulau mempunyai karakter dan jenis tanah yang berbeda –beda ditambah dengan faktor cuaca yang tidak menentu dapat memicu terjadinya longsoran pada jaringan jalan, jaringan pengairan, dan daerah pemukiman.

Prasarana tersebut merupakan bangunan infrastruktur yang penting dan cukup vital untuk kepentingan masyarakat, sehingga diperlukan penanggulangan dan pencegahan dengan tepat, cepat, dan ekonomis untuk mencegah kerugian Negara yang lebih besar dan tidak menghambat pemanfaatan prasarana infrastruktur oleh masyarakat.

Longsoran sering terjadi pada lokasi dengan keadaan geologi, morfologi, hidrologi dan iklim yang kurang menguntungkan. Longsoran secara alami dapat terjadi antara lain karena menurunnya kemantapan suatu lereng banjir curah hujan tinggi dan degradasi tanah/batuan yang bersamaan waktu dan usianya. Aktivitas manusia seperti membuat sawah dan kolam,mengadakan pemotongan dan penggalian pada lereng dan penebangan pohon dihutan tanpa perhitungan, dapat menyebabkan terganggunya kemantapan lereng yang ada, sehingga terjadi longsoran dan banjir bandang yang merusak prasarana dan sarana yang telah ada.

Longsoran yang meliputi daerah luas atau mencakup daerah kehutanan, pertanian, pemukiman, pengairan, jalan serta prasarana dan sarana lainnya, memerlukan data yang lengkap, analisis yang teliti, serta memerlukan berbagai bidang ilmu keahlian diperlukan koordinasi yang terpadu dalam penanggulangan dan pencegahannya.

Pendidikan dan Latihan Penanganan Longsoran pada Struktur Jalan bermanfaat untuk menyiapkan para PNS atau petugas teknis terkait agar memiliki kompetensi penanganan dan pencegahan dalam mengatasi longsoran, terutama pada infrastruktur jalan yang saat ini sedang dibangun oleh pemerintah melalui Kementerian PUPR di Pusat maupun melalui Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota.



Klik disini untuk informasi tentang Diklat Penanganan Longsoran Pada Struktur Jalan



Plt. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia mengalungkan tanda peserta Diklat

Untuk itu Balai Pendidikan dan Pelatihan PUPR Wilayah V Yogyakarta, menyelenggarakan Diklat Penanganan Longsoran Jalan Tingkat Dasar yang dibuka oleh Plt. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM)  Ir. Luthfiel Annam, M.M.

Pada sambutannya Plt. BPSDM Kementerian PUPR berpesan pegawai PNS Kementerian PUPR harus bisa menjadi pegawai yang unggulan di bidangnya. "Beban DIPA/anggaran Kementerian PUPR naik sebagai imbas peningkatan pembangunan infrastruktur yang terus naik tiap tahunnya, sedangkan jumlah PNS yang selalu berkurang tiap tahunnya, terang Luthfiel dalam sambutannya. "Dalam 5 tahun ini Direktorat Jenderal Bina Marga  harus meyelesaikan 1000 km jalan Tol, untuk mewujudkan hal tersebut maka diperlukan PNS yang unggulan dibidangnya khususnya di bidang Bina Marga", tambah Luthfiel.

Diklat Penanganan Longsoran Jalan Tingkat Dasar ini akan diselenggarakan tanggal 04 September 2017 sampai dengan 9 September 2017, dan  diikuti oleh 14 orang peserta. (Balai V)