|

Temu Ilmiah Tahunan I Jabatan Fungsional Bidang PUPR

Selasa , 10 Juli 2018 50

Suasana Temu Ilmiah Tahunan I Jabatan Fungasional Bidang PUPR

Jakarta (09/07) – Dengan mengambil tema “Akselerasi Pejabat Fungsional sebagai Motor Penggerak Pembangunan Infrastruktur PUPR”, kegiatan Temu Ilmiah Tahunan I Jabatan Fungsional Bidang PUPR resmi dibuka oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PUPR, Lolly Martina Martief di Jakarta. Kegiatan yang diselenggarakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 9 – 10 Juli 2018 ini merupakan acara Temu Ilmiah Tahunan Jabatan Fungsional pertama yang diselenggarakan oleh BPSDM.

Temu Ilmiah Tahunan I Jabatan Fungsional Bidang PUPR ini dihadiri oleh 746 orang peserta yang terdiri dari pejabat fungsional, pejabat fungsional daerah, para Pembina pejabat kepegawaian serta calon pejabat fungsional (CPNS 2017-2018).

Dengan terbitnya Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara serta diperjelas lagi dengan terbitnya Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS, jabatan fungsional menjadi jabatan yang semakin strategis. Hal ini seperti yang diungkapkan Kepala BPSDM dalam sambutannya.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PUPR Memberikan Sambutan pada Temu Ilmiah Tahunan I Jabatan Fungsional Bidang PUPR di Jakarta (09/07)

“Pejabat Fungsional bidang PUPR merupakan motor penggerak atau sebagai engine pembangunan infrastruktur PUPR, sedangkan Pejabat Struktural sebagai casingnya (Pembina). Artinya pejabat fungsional mempunyai peran penting dan strategis dalam terwujudnya infrastruktur bidang PUPR di negara ini”, ungkap Lolly dalam sambutan pembukanya

Saat ini Kementerian PUPR memiliki 2.879 orang Pejabat Fungsional Bidang PUPR yaitu Jafung Teknik Pengairan, Teknik Jalan dan Jembatan, Teknik Tata Bangunan dan Perumahan, Teknik Penyehatan Lingkungan, dan Pembina Jasa Konstruksi. 987 orang Pejabat Fungsional Non PUPR (seperti Peneliti, Perekayasa, Perencana yang pembinanya Kementerian/Lembaga lain).

Jika dilihat dari komposisi jumlah pejabat fungsional bidang PUPR cukuplah besar dibandingkan dengan Jafung non PUPR. Namun demikian apabila dibandingkan dengan total pegawai Kementerian PUPR, yang saat ini sekitar 22.914 orang, jumlah Pejabat Fungsional bidang PUPR yang semestinya menjadi motor penggerak pembangunan infrastruktur ini jumlahnya hanya sekitar 10%. Hal ini menjadi tantangan besar bagi Kementerian PUPR, yang artinya perlu upaya percepatan/akselerasi pengembangan Jafung dari segi kuantitas sesuai kebutuhan organisasi walaupun saat ini telah dilakukan melalui inpassing dan rekruitmen.

Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Anita Firmanti pada Launching SiMentor

Melalui kegiatan temu ilmiah ini diharapkan dapat terwujud koordinasi yang lebih solid dengan Unit Organisasi terkait dalam mengakselerasi Jafung sebagai motor penggerak pembangunan infrastruktur. Salah satu sasaran yang akan dicapai diantaranya yaitu terwujudnya Knowledge Sharing Forum Big Data System melalui launching aplikasi sistem informasi Jafung "Si-Mentor" yang diresmikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Anita Firmanti, mewakili Menteri PUPR yang berhalangan hadir.  Dengan adanya acara ini diharapkan para Pejabat Fungsional dapat lebih berkomitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. 

Narasumber pada Sesi Diskusi Akselerasi Pejabat Fungsional PUPR Sebagai Motor Penggerak Pembangunan Infrastruktur

Dalam Temu Ilmiah Tahunan I Jabatan Fungsional Bidang PUPR ini diselenggarakan diskusi mengenai Akselerasi Pejabat Fungsional PUPR Sebagai Motor Penggerak Pembangunan Infrastruktur dengan menghadirkan narasumber Kepala Biro Kepegawaian, Organisasi dan Tata Laksana Kementerian PUPR, Asep Arofah Permana; Deputi SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB, Setiawan Wangsa Atmaja; Deputi Pembinaan Manajemen Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara, Haryomo Dwi Putranto; Direktur Utama PT. Wijaya Karya,Tumiyana; serta Wartawan Senior Majalah Tempo Daru Priyambodo.