|

Seminar Pendidikan Kedinasan Pengembangan Wilayah dan Pengelolaan Infrastruktur Permukiman

Rabu , 09 Mei 2018 127

Foto Bersama Seminar Pendidikan Kedinasan

Semarang (09/05) – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan Jalan, Perumahan, Permukiman dan Pengembangan Infrastruktur Willayah kembali mengadakan Seminar Pendidikan Kedinasan (8/5) di Semarang. Seminar ini merupakan salah satu bagian dari program pendidikan kedinasan dan vokasi kerjasama antara BPSDM Kementerian PUPR dengan perguruan tinggi mitra dalam hal ini adalah Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Dengan mengambil tema “Pengembangan Wilayah dan Pengelolaan Infrastruktur Permukiman untuk Mendukung Implementasi New Urban Agenda and Sustainable Development Goals”, Seminar ini diharapkan dapat menambah wawasan para karyasiswa Kementerian PUPR dan peserta lainnya mengenai regulasi kegiatan Kementerian PUPR yang terbaru, isu – isu yang strategis dan permasalahan terkini yang dihadapi oleh terutama yang terkait dengan bidang Cipta Karya dan BPIW Kementerian PUPR.

Pembukaan Seminar Pendidikan Kedinasan

Pembangunan infrastruktur terus meningkat dari tahun ke tahun sesuai Program Nawacita dan target RPJMN, tentunya mencapai target pembangunan infrastrukur tersebut perlu didukung oleh ASN yang berintegritas, Profesional, Orientasi Misi, Visioner dan Etika (iProVe).

Di dalam aspek pengembangan sumber daya manusia, BPSDM sebagai Badan Pengembangan SDM di Kementerian PUPR memiliki kebijakan dan strategi dalam pengembangan SDM yang salah satunya fokus pada peningkatan kompetensi (pendidikan dan pelatihan). Dalam rangka meningkatkan kualifikasi SDM PUPR tersebut, BPSDM telah bekerjasama dengan 15 perguruan tinggi mitra di Indonesia yang terdiri dari 37 Program Studi dengan nama program Pendidikan Kedinasan dan Vokasi, mulai dari program D3, S1 serta Program Magister S2.

Dan sesuai dengan arahan Menteri PUPR, Karakteristik pendidikan kedinasan yang berbeda dengan pendidikan reguler diantaranya yaitu kurikulum bersifat aplikatif, adanya program magang, melibatkan dosen praktisi, tesis terkait dengan tupoksi, serta materi yang terkini. Tujuan dari penyusunan tesis yang relevan dengan tupoksi adalah agar setiap tesis atau penelitian yang disusun oleh para karyasiswa dapat diaplikasikan dan atau memberikan kontribusi positif bagi PUPR. Diharapkan isu-isu strategis dan permasalahan yang dihadapi oleh Kementerian PUPR saat ini dan masa mendatang dapat dijawab salah satunya melalui penelitian tesis yang dilakukan oleh para karyasiswa pendidikan kedinasan.

Sambutan dari Sekretaris BPSDM

“Menindaklanjuti arahan kebijakan operasional Bapak Menteri PUPR, maka diminta pendidikan kedinasan PUPR yang bekerjasama dengan perguruan tinggi mitra diarahkan kepada pendidikan professional yang lebih menekan pada ilmu terapan atau aplikatif untuk dapat menjawab atau menyelesaikan persoalan-persoalan teknis di lapangan”, ungkap Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, KM.Arsyad dalam sambutannya.

Maka dengan adanya seminar pendidikan kedinasan yang menampilkan paparan materi termasuk studi kasus para narasumber, serta menampilkan tesis – tesis dari karyasiwa terpilih ini, dapat memberikan memberikan pengayaan serta sekaligus dapat menjadi inspirasi para karyasiswa dalam penyusunan tesis, sehingga pada akhirnya tugas akhir yang disusun dapat menjadi bagian dari solusi konstruktif bagi Kementerian PUPR di pusat maupun di daerah.

Selain itu, Seminar Pendidikan Kedinasan ini diselenggarakannya untuk mendiseminasikan atau menyebarluaskan hasil penelitian tesis karyasiswa pendidikan kepada unit organisasi, agar dapat diimplementasi lebih lanjut.