|

OJT Traffic Management dalam Proses Konstruksi

Rabu , 09 Mei 2018 123

Peserta Pelatihan mendengarkan penjelasan dari petugas lapangan

Jakarta (8/5) - Dengan semakin beratnya tantangan ke depan, Kementerian PUPR saat ini mendorong para ASN-nya untuk dapat meningkatkan kompetensinya tidak hanya menjadi seorang generalis, tetapi lebih kepada kemampuan teknis atau spesialis. Peningkatan pelayanan publik, khususnya dalam bidang infrastruktur melalui peningkatan konektifitas, saat ini sedang dilaksanakan secara terus menerus dengan menggunakan teknologi-teknologi terbaru yang lebih efisien dan atau lebih efektif.

Peserta pelatihan bertanya kepada PT. Jasa Marga

Di sisi lain, kompetensi ASN Bina Marga dalam pelaksanaan pekerjaan jembatan khusus perlu terus mendapatkan updating/pembaharuan pengetahuan, salah satunya melalui On The Job Training.
Dengan memanfaatkan On Going Project sebagai media pembelajaran diharapkan dapat mengenal lebih jauh aplikasi disiplin ilmu yang khususnya berkaitan dengan Traffic Management dalam proses konstruksi. Momentum kegiatan yang ada harus dimanfaatkan sebagai wahana pembelajaran bagi ASN.

Dalam rangakaian OJT tersebut Balai Ujicoba Sistem Diklat Bidang Jalan dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah sebagai balai pelaksana pelatihan bekerja sama dengan PT. Jasa Marga cabang Jakarta - Cikampek. Alfet Gahari Kepala Seksi Ujicoba Bidang Jalan membuka acara OJT Traffic Management dalam Proses Konstruksi. “Maksud dan tujuan kedatangan kami adalah untuk sharing knowledge dan belajar mengenai traffic management dalam proses konstruksi”, ungkap Alfet dalam sambutan pembukaannya. “OJT jembatan khusus merupakan bagian penting dari pelatihan jembatan khusus”, tambahnya.

Penjelasan proyek oleh Bukaka

Seperti kita ketahui bersama bahwa pekerjaan pembangunan konstruksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek II merupakan jalan layang tol yang membentang di Ruas Cikunir-Karawang Barat sepanjang 38 kilometer. Banyak tantangan dan kendala yang dihadapai dalam proyek tersebut salah satunya adalah Traffic Management dalam proses konstruksi. “Berbicara mengenai management lalu lintas mau ga mau akan berpengaruh pada design yang akan kami laksanakan”, tutur Iwan Dewantoro – pimpinan proyek JJC.


Peserta dan Pengajar sedang berdiskusi

Kegiatan OJT ini dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2018 dan diikuti oleh 28 peserta dari PPK jembatan serta dihadiri oleh beberapa pengajar, pengamat pembelajaran dan instruktur dari PT. Jasamarga dan Waskita. Pada kegiatan ini seluruh peserta diberikan kesempatan untuk mengunjungi workshop pembuatan steel box girder yang digunakan dalam pembuatan Toll layang Jakarta - Cikampek. (Galz)


Informasi Lebih Lanjut tentang Balai Uji Coba Sistem Diklat Jalan dan PIW

KLIK DISINI ...


KOMENTAR ()