|

BPSDM Dorong Percepatan Peningkatan Akses Layanan Sanitasi 100%

Selasa , 10 Juli 2018 61

Pemberian cinderamata


Makassar (10/07) – Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) merupakan Program Nasional yang sudah mulai diterapkan di beberapa kabupaten/kota di Indonesia, namun masih sangat sedikit bila dibandingkan dengan jumlah total kabupaten/kota di Indonesia. Hingga tahun 2017, jumlah IPLT yang terbangun sebanyak 129 IPLT dari target Renstra Kementerian PUPR 2015 – 2019 sebanyak 222 IPLT, yang tentunya hal ini berpengaruh terhadap implementasi program LLTT. Agar penerapan LLTT dapat dilakukan secara luas, maka diperlukan peningkatan kompetensi ASN melaksanakan LLTT.

Dalam mendukung terbentuknya jati diri insan PUPR yang berdasar Visium Kementerian PUPR 2030 yaitu INSAN iProve (Integritas, Profesional, Orientasi Misi, Visioner dan Etika Akhlakul Karimah). Diharapkan setiap aparatur pemerintah harus memiliki kompetensi professional dalam melaksanakan tugas jabatannya. Disamping itu, UU Aparatur Sipil Negara (ASN) No. 5 Tahun 2014 telah mengamanatkan suatu kebijakan dan manajemen SDM aparatur yang berdasarkan Kualifikasi, Kompetensi, Kinerja dan Kebutuhan Instansi Pemerintah dengan mempertimbangkan integritas dan moralitas.


Kepala Pusdiklat Jalan, Perumahan Permukiman dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah -Siti Bellafolijani memberikan sambutan

Untuk mendukung hal tersebut, target program strategis BPSDM PUPR diwujudkan melalui program pendidikan, program pelatihan, penilaian kompetensi, penilaian kinerja dan pengembangan jabatan fungsional. Pusdiklat Jalan, Perumahan Permukiman dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah melaksanakan salah satu program strategis BPSDM PUPR dalam rangka meningkatkan komptensi ASN bidang PUPR melalui pelatihan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) yang dilaksanakan pada hari ini tanggal 10 Juli 2018 di Makassar.


Foto bersama dengan perwakilan peserta pelatihan dan Direktur Kantor Lingkungan USAID Indonesia-Mr. Mattew Burton

Dalam sambutannya Kepala Pusdiklat Jalan, Perumahan Permukiman dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah -Siti Bellafolijani menerangkan bahwa,"Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) ini adalah salah satu inovasi sistem Tata Kelola Pelayanan Air Limbah Domestik secara menyeluruh (Fecal Sludge Management) dalam rangka mendorong percepatan peningkatan akses layanan sanitasi 100%. Melalui pelatihan ini, diharap ASN PUPR kompeten dalam melakukan pembinaan dan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota untuk dapat mengoperasikan dan mengoptimalkan IPLT yang sudah terbangun di beberapa daerah dan mendorong kelanjutan program LLTT di berbagai daerah di Indonesia".


Bersama seluruh peserta

Kegiatan pelatihan ini merupakan tidak lanjut hasil koordinasi bersama Direktorat Pengembangan PLP, Direktorat Jenderal Cipta Karya dan USAID, yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi para ASN agar mampu melakukan pembinaan dan pendampingan kepada Pemerintah Kota/Kabupaten dalam mengimplementasikan Sistem Manajemen Pengelolaan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal. Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Kantor Lingkungan USAID Indonesia (Mr. Mattew Burton) serta Kasubdit Air Limbah Direktorat Pengembangan PLP (Suwarsono Adibroto) yang dilaksanakan selama 4 (empat) hari yakni tanggal 9 Juli sampai dengan 12 Juli 2018. (TeIs_IT)



KOMENTAR ()